Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Berita Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Indonesia. Tampilkan semua postingan

Presiden Baru dan Utang LN ataukah Perbudakan Baru

Info informasi Presiden Baru dan Utang LN ataukah Perbudakan Baru atau artikel tentang Presiden Baru dan Utang LN ataukah Perbudakan Baru ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Tanggal 22 Juli lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan pemenang dalam ajang Pemilu Presiden (Pilpres) tahun 2014. Pasangan Joko Widodo dan Yusuf Kalla, yang meraih 70.997.85 suara (53,15 persen), ditetapkan sebagai pemenang.


Sehari sebelumnya, Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kemenkeu mengeluarkan pengumuman penting: hingga Juni 2014, utang pemerintah Indonesia sudah menembus angka Rp 2.507,52 triliun. Angka yang fantastis!
Juga, beberapa hari sebelumnya, Bank Indonesia (BI) juga melansir total utang luar negeri Indonesia. Hingga Mei 2014, total utang luar negeri Indonesia sudah menembus USD 283,7 miliar atau setara Rp 3.321 triliun. Utang itu mencakup utang pemerintah dan swasta.

Rezim SBY punya kontribusi besar dalam penumpukan utang ini. Pada tahun 2004, sebelum SBY berkuasa, jumlah utang kita tercatat Rp 1,299 triliun. Namun, dalam dua periode kekuasaannya, rezim SBY telah menambahinya dua kali lipat. Dan inilah salah satu prestasi SBY: mewariskan utang yang terus menumpuk!

Nah, beberapa bulan kedepan kita akan punya pemerintahan baru. Kemungkinan besar, kalau keputusan KPU di atas tidak teranulir oleh proses hukum di MK saat ini, pemerintahan baru itu akan dinahkodai oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Saya kira, salah satu tantangan besar bagi pemerintahan baru ini adalah soal utang luar negeri.

Masalahnya, Jokowi-JK kurang banyak mengelaborasi soal utang luar negeri ini dalam kampanyenya. Dalam bundel visi-misi yang diserahkan ke KPU, pasangan Jokowi-JK hanya menyinggung soal pengurangan utang negara secara bertahap sehingga rasio utang terhadap PDB mengecil. Namun, di sisi lain, pasangan ini tetap membuka peluang utang baru untuk membiayai pengeluaran pemerintah yang produktif. Di sini kita tidak melihat ketegasan pasangan Jokowi-JK dalam mengakhiri ketergantungan terhadap utang luar negeri.

Saya kira, pemerintahan baru kedepan tidak bisa menyepelekan persoalan utang ini. Pertama, situasi utang luar negeri Indonesia sudah dalam tanda �lampung kuning�. Seiring dengan penumpukan utang itu, rasio pembayaran utang dan bunganya terhadap jumlah penerimaan ekspor atau sering disebut debt to service ratio (DSR) Indonesia juga meningkat. Sekarang angka DSR kita sudah nyaris menembus 50 persen. Artinya, hampir separuh dari penghasilan negara dari penerimaan ekspor hanya dipakai untuk membayar utang. Selain itu, hal itu juga menggerus cadangan devisa, mendepresiasi atau melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dollar, dan lain sebagainya.

Kedua, tumpukan utang yang terlalu tinggi itu juga sudah sangat membebani APBN. Setiap tahunnya APBN kita terkuras untuk pembayaran cicilan pokok utang luar negeri dan bunganya. Untuk APBN tahun 2014, porsi pembayaran cicilan utang dan bunganya mencapai Rp 368,981 triliun. Angka ini naik dibanding APBN tahun 2012 yang tercatat Rp 299,708 triliun.

Prioritas untuk membayar utang membuat kemampuan APBN kita untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan sosial menjadi cekak. Sepanjang tahun 2005-2001, porsi pembayaran utang mencapai Rp 1.323,8 triliun. Di sisi lain, pada periode yang sama, alokasi untuk fungsi sektor pertanian, perikanan, kehutanan, dan kelautan hanya Rp 66,8 triliun (Ahmad Erani Yustika, 2012).

Ketiga, utang luar negeri sangat terkait dengan praktik-praktik penjajahan baru alias neokolonialisme. Penulis Amerika, Ambrose Bierce, pernah bilang: �utang merupakan pengganti yang cerdik dari rantai dan cambuk si Mandor.�
Susan George, penulis buku A Fate Worse Than Debt, menjelaskan betapa utang menjadi instrumen dari negeri-negeri kreditur (negeri-negeri kolonisator) untuk memaksa negara-negara penerima pinjaman (negara bekas jajahan) membuka akses terhadap bahan baku dan tenaga kerja murah.

Dalam konteks ini, IMF dan Bank Dunia punya andil besar sebagai perpanjangan tangan proses kolonialisasi tersebut. Biasanya, negeri-negeri yang mau menerima pinjaman dikenai syarat atau ketentuan oleh IMF dan Bank Dunia, yakni kebijakan penyesuaian struktural (Structural Adjusment Programs/SAP).

Melalui kebijakan SAP ini, IMF dan Bank Dunia memaksa negeri-negeri penerima pinjaman merombak struktur ekonomi makronya agar mengembangkan ekonomi berorientasi ekspor, meminimalkan peran negara dalam lapangan ekonomi, memangkas subsidi dan belanja sosial, menghapuskan segala bentuk rintangan bagi perdagangan bebas, melakukan privatisasi terhadap perusahaan negara/publik, menerapkan pasar tenaga kerja yang fleksibel/lentur, dan lain sebagainya. Semua kebijakan itu, katanya, untuk memastikan negara-negara penerima pinjaman bisa membayar kembali pinjamannya.

Pada kenyataannya, semua kebijakan itu berdampak buruk pada negara penerima pinjaman. Sebagai misal, kebijakan ekonomi beroentasi ekspor justru menempatkan negara penerima pinjaman untuk menjadi pengekspor bahan baku/mentah. Biasanya dengan harga yang sangat murah. Alhasil, ketika harga komoditas di pasar internasional, negeri-negeri ini mengalami defisit perdagangan dan terpaksa meminta pinjaman baru.

Menurut Eric Toussaint, Presiden Komisi Penghapusan Utang Negara Dunia Ketiga (CADTM), ekspor bahan baku ini tidak lebih dari penjarahan kekayaan alam. Menurut Toussaint, dalam dua dekade terakhir, telah terjadi transfer kekayaan berkali-kali lipat dari pinggiran (dunia ketiga) ke pusat (negeri-negeri imperialis). Di satu sisi, negeri-negeri imperialis bisa mengakses bahan baku dengan murah, sementara di sisi lain, negara-negara miskin mengalami kelangkaan sumber daya dan kerusakan ekologis.

Pada level politik, kebijakan penyesuaian struktural ini menekuk kedaulatan negara-negara penerima pinjaman. Banyak kebijakan ekonomi dan politik negeri penerima pinjaman didiktekan dari luar, terutama oleh IMF dan Bank Dunia. Ironisnya, sebagian besar kebijakan itu justru merugikan kepentingan nasional negeri bersangkutan.

Indonesia sendiri sudah menjadi korban kebijakan SAP ini sejak era Soeharto hingga sekarang. Kebijakan SAP inilah yang kemudian kita kenal dengan istilah �neoliberalisme�. Kebijakan neoliberal ini menghancurkan ekonomi nasional kita: modal asing menguasai sebagian besar sumber daya dan aset nasional kita; akibat penguasaan pasar domestik kita, sektor pertanian dan industri nasional kita hancur; privatisasi BUMN menyebabkan sebagian besar perusahaan negara yang dibangun dengan uang rakyat diobral murah kepada pemodal asing; privatisasi layanan publik menyebabkan rakyat kesulitan mengakses kebutuhan dasarnya; pemangkasan subsidi dan belanja sosial menelantarkan rakyat berpendapat menengah dan kecil; dan pasar tenaga kerja yang fleksibel telah memperburuk kondisi kerja melalui penerapan sistem kerja kontrak dan outsourcing.

Jadi, terang bagi saya, komitmen pemerintahan baru terhadap ekonomi berdikari akan menjadi absurd jika mereka tidak punya keberanian politik untuk mengakhiri ketergantungan terhadap utang luar negeri dan menghentikan semua kesepakatan dengan IMF dan Bank Dunia.

Audit Utang

Saya kira, salah satu tugas dari pemerintahan kedepan adalah menyelesaikan persoalan utang luar negeri ini. Apalagi, seperti kita ketahui, banyak diantara utang-utang tersebut yang masuk dalam kategori utang najis (oudius debt)dan utang tidak sah (illegitimate debt).

Utang najis mengacu pada konsep Alexander Sack pada tahun 1927. Suatu utang dianggap utang najis apabila: 1) pembuat/penerima pinjaman adalah rezim despotik/otoriter yang mengggunakan utang itu untuk konsolidasi kekuasaanya; 2) pinjaman yang diberikan berlawanan dengan kepentingan rakyat atau tidak bermanfaat bagi rakyat; 3) si pemberi pinjaman mengetahui kondisi di atas tetapi mengabaikannya.

Sementara illegitimate debtmengacu pada utang yang sah dan tidak sah. 

Biasanya, untuk menentukan utang sah atau tidak sah, dilakukan proses �audit utang�. Utang dikatakan tidak sah, misalnya, karena utang tersebut menyebabkan korupsi; utang tersebut tidak menguntungkan rakyat�malahan merugikan rakyat (pinjaman untuk pembelian senjata atau proyek-proyek raksasa yang disertai penggusuran); proyek yang dikucuri utang tidak berjalan sebagaimana mestinya; pinjutang itu dipakai untuk spekulasi di pasar keuangan; dan atau, pinjaman tersebut menyebabkan kerusakan lingkungan.

Saya kira, pemerintah kedepan sangat berpeluang untuk melakukan audit utang. Pertama, sejarah utang Indonesia tidak terpisah dari kolonialisme. Melalui persetujuan KMB, kolonialis Belanda mewariskan utang sebesar 4 miliar USD kepada rakyat Indonesia. Kedua, utang-utang warisan rezim Orde Baru. Menurut pengakuan Bank Dunia, sekitar 30% utang di masa Orde Baru masuk ke kantong pribadi Soeharto. Ketiga, utang-utang yang dipaksakan oleh rezim neoliberal pasca reformasi. Sebagian besar utang itu tidak melalui konsultasi dengan rakyat dan tidak memberi manfaat bagi rakyat.

Stratetegi audit utang ini pernah ditempuh oleh pemerintah Ekuador di bawah pemerintahan Rafael Correa. Enam bulan setelah berkuasa, Rafael Correa membentuk Komisi Audit Utang (Comisi�n para la Auditoria Integral del Cr�dito P�blico � CAIC). Komisi itulah yang menguji semua kontrak utang dan bagaimana utang tersebut dimanfaatkan. Hasilnnya, Komisi itu menemukan fakta bahwa 70% utang Ekuador adalah utang tidak sah. Karenanya, pemerintahan Correa punya legitimasi untuk membatalkan pembayaran 70% utangnya.

Nah, kalau tidak ada aral melintang, Presiden dan Wakil Presiden baru akan dilantik pada tanggal 20 Oktober mendatang. Kita sangat berharap, salah satu gebrakannya adalah soal penghentian utang dan mendorong proses audit utang. Semoga!

Solusi ingin lepas dari perbudakan? 
[ www.emtri.info ] Salam Kesejahteraan

The Article News is The Truth



Demikian artikel tentang Presiden Baru dan Utang LN ataukah Perbudakan Baru ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Presiden Baru dan Utang LN ataukah Perbudakan Baru ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

MISTERI HARTA KEKAYAAN KERAJAAN INDONESIA YANG HILANG

Info informasi MISTERI HARTA KEKAYAAN KERAJAAN INDONESIA YANG HILANG atau artikel tentang MISTERI HARTA KEKAYAAN KERAJAAN INDONESIA YANG HILANG ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
�Harta raja-raja Nusantara berupa ratusan ribu ton emas dan harta lainnnya itu dibawa ke Belanda (sebagai penjajah) dari Indonesia, kemudian Belanda kalah perang dengan Jerman, maka Jerman memboyong harta itu ke negaranya. Lalu dalam perang dunia kedua, Jerman kalah dengan Amerika, maka Amerika membawa semua harta itu ke negaranya hingga kini.�


�Bhinneka Tunggal Ika�

�Rwaneka dhatu winuwus Buddha Wiswa,Bhinn�ki rakwa ring apan kena parwanosen,Mangka ng Jinatwa kalawan Siwatatwa tunggal,Bhinn�ka tunggal ika tan, hana dharma mangrwa.� (pupuh 139, bait 5)
�Konon Buddha dan Siwa merupakan dua zat yang berbeda,Mereka memang berbeda tapi bagaimanakah bisa dikenali,Sebab kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal,Terpecah belah tapi satu jualah, tiada kerancuan dalam kebenaran.�

Barang-barang Amanah Soekarno

Pada masa jayanya dahulu, kepulauan Nusantara terdiri dari ratusan Kerajaan. Wilayah Nusantara (kini Indonesia) merupakan kawasan yang paling diincar oleh semua kerajaan di dunia.

 
Keinginan semua kerajaan di dunia untuk merebut dan menguasai wilayah Kepulauan Nusantara ini akibat adanya beragam kekayaan hasil alam di daerah kepulauan terbesar di dunia tersebut.

Dari dalam tanah Nusantara terdapat berbagai macam tambang minyak dan logam, dalam lautnya juga terdapat minyak bumi dan sumber alam lainnya, juga tanahnya yang subur sepanjang tahun siap ditanami kapan saja, bukit yang kaya pasir dan bebatuan mineral, hingga di setiap puncak gunungnya pun juga memiliki kekayaan dan keindahan tiada taranya.

Belum lagi dari kekayaan flora dan faunanya. Dari dalam lautnya terdapat ikan dan hasil laut yang sangat berlimpah-ruah, didaratnya terdapat ribuan jenis satwa yang sangat eksotik dan endemik.

Juga di hutannya yang terdiri dari ribuan jenis pohon yang hanya terdapat di wilayah Nusantara ini, terdiri dari hutan lebat tropis jutaan hektar, juga puluhan sungai besar mengalir di setiap pulaunya.

Wajar saja jika di wilayah kepulauan terbesar di dunia yang ada di daerah tropis ini juga terdapat ratusan kerajaan yang makmur. Kerajaan-kerajaan yang memiliki harta berupa emas, perak, perunggu, platina, berlian dan batu mulia serta juga mutiara. Seluruh kekayaan kerajaan Nusantara tersebut jika dikumpulkan beratnya mencapai ratusan ribu bahkan bisa jutaan ton emas dan harta lainnya..! Namun pertanyaannya, kemana semua harta kekayaan kerajaan-kerajaan Nusantara tersebut?

Nusantara ancestral race of brown-copper skinned maritime Asian, usually we call it according to lingusitic groups: The Austronesian.
Setelah masuknya orang Eropa (termasuk Belanda), kekayaan tersebut seperti �disita� oleh kolonial dan hilang entah kemana. Untuk itulah, maka beberapa tim dan individu mulai �mengorek� dan �menelusuri� jejak kekayaan Kerajaan-Kerajaan Indonesia yang dulu ada di wilayah Nusantara ini.

Layaknya film �Indiana Jones�, mereka mengumpulkan bukti dari berbagai sumber yang terkait. Mulai dari dokumen dan cerita serta berita, baik yang diperoleh di dunia nyata ataupun di dunia maya. Berikut fakta-fakta yang sempat tercium dan terangkum oleh mereka mengenai �the National Treasures of Indonesian Kingdoms�.

Emas di Bank Central
1. Pada awal abad 17, aset harta para Raja & Kesultanan Nusantara (Cirebon, G.Pakuan, Banten, Deli, Riau, Kutai, Makasar, Bone, Goa, Luwut,Ternate, dLL,) dalam nilai ratusan trilyun Dollar Amerika (dalam bentuk emas, logam mulia, berlian, dan srbagainya) di simpan di Bank Zuchrigh, Jerman (karena pada saat itu Jerman adalah negara makmur & menguasai dunia. Serta bank tersebut adalah salah satu bank yang tertua di dunia)

2. Pada tahun 1620, Nusantara dijajah Belanda selama 3,5 abad. Bagi Kesultanan / Raja Nusantara yg melawan Belanda, data administrasi harta di Bumi Nusantara dihanguskan, hanya bagi Kerajaan Amangkurat I tetap memiliki data utuh, karena mereka penjilat Belanda dimasa itu.
 

Catatan:
Salah satu bukti Amangkurat I sebagai penjilat Belanda : Pangeran Girilaya � Raja Cirebon II selaku menantu dari Raja Amangkurat I, atas tipuan pada u �undangan makan�, ternyata Raja Cirebon II beserta kedua putranya yang berumur 11 dan 9 tahun ditahan selama 10 tahun, hingga wafatnya Raja Cirebon II yang dimakamkan di Girilaya. Atas wafatnya Raja Cirebon II, Sultan Trunojoyo diutus untuk menjemput kedua putra mahkota tersebut untuk menggantikan tahta Kerajaan Cirebon.

Dengan melalui peperangan, akhirnya Trunojoya berhasil membawa Putra Mahkota dan kedua adiknya. Sedangkan Putra Mahkota yang pertama/kakaknya, diamankan oleh paman dari Ibunya ke Gunung Lawu. Hingga akhirnya berdiri Kerajaan Cirebon menjadi dua kesultanan, yaitu: Kesultanan Kanoman dan Kesultanan Kasepuhan.


3. Pada tahun 1939, Amerika menyuruh Bung Karno untuk menata aset para Raja Nusantara dan mengalihkan hak atas nama pribadi Soekarno.
 

Catatan:
a. PENYERAHAN HIBAH REKAYASA dilakukan oleh Raja Solo dan Yogyakarta yang mengatasnamakan Raja-raja Nusantara. Selanjutnya aset kedua raja tersebut utuh atau tidak dihibahkan.


b. HAK AHLI WARIS Raja Nusantara, sepeserpun nihil (tdk menerima hak waris).


4. Pada tahun 1944, berdirilah Bank Dunia atas dasar Colateral Aset Raja Nusantara! Bank Dunia mulai memberikan pinjaman kepada 40 Negara. Maka semenjak itu USA semakin kuat untuk mencetak mata uang dan menyusun strategi persenjataan yang berguna untuk menguasai dunia.


5. Pada tahun 1945, saat Perang Dunia-II Jepang menyerah dan membuat Indonesia memproklamirkan kemerdekaan.
 

Beberapa fakta:                      
 
a. Bung Karno dalam salah satu pidatonya pernah berkata �..kalau Jepang tidak memberikan kemerdekaan kepada kita, maka saya akan minta USA utk membom Jepang..�

b. Bung Karno diangkat jadi ketua PBB. Bukankah pada waktu itu orang asing banyak yang lebih pintar dari Bung Karno? Tak aneh lagi, karena berdirinya Bank Dunia berasal dari aset Raja Nusantara. Sampai saat ini, tidak ada jabatan Ketua PBB selain Bung Karno, yang ada hanyalah Sekjen.
 

Catatan:
Tahun 1945, untuk membangun negara, kalau Bung Karno jujur dan benar (tidak ambisius), seharusnya mengumpulkan para Sultan dan Raja Nusantara untuk diberi tahu jika para buyutnya (Raja Nusantara) pada abad-17, menyimpan hartanya di Bank Juchrigh-Jerman. Kenapa Bung Karno bungkam?


6. Antara tahun 1950 � 1953, Bung Karno memberikan pelimpahan coleteral kepada kolega & keluarganya, yang berasal dari aset para Raja Nusantara yang dihibahkan atas nama pribadi Bung Karno. Yang kini sudah pada balik nama.


7. Tahun 1954, sebagian sisa Dana Koleteral tsb dibagikan dalam bentuk amanah kepada 73 orang Tokoh Negara & Ulama. Karena ada kepentingan �politik praktis�. Tahun 1955 pemilu pertama, Bung Karno diangkat Presiden �seumur hidup�
 

Catatan:
a. Penerima �pelimpahan colateral� mendapatkan Royalti, namun pemegang amanah tidak mendapatkan Royalti. Siapakah yang menikmati royalti atas dana coleteral dari Bank Dunia? Siapa lagi kalau bukan kolega & keluarganya.


b. Perlu pendirian �LEVARN� (Lembaga Executive Verifiksi Aset Raja Nusantra)


c. Maksud dan tujuan: Atas tersimpannya Aset Raja Nusantra, baik milik Raja/Kesultanan: Cirebon, Pakuan, Banten, Deli, Riau, Kutai, Makassar, Bone, Goa, Luwut, Ternate, dan lainnya, yang disimpan pada awal Abad-17 di Bank Zuchrigh, Jerman dengan nilai ratusan trliyun dollar Amerika yang telah dihibahkan ke pribadi Ir.Soekarno (Rekyasa JO. AS) untuk modal awal pembentukan Bank Dunia, kini sudah pada balik nama atas nama keluarga & koleganya (diluar amanah) ini harus diverifikasi / tata Juridis Formil untuk ketetapan hak bagi ahli waris dan negara.


d. Dalam pertemuan para Sultan se-Indonesia di Bali pada tahun 2000-an lalu. Selaku ahli waris mengharapkan keadilan hak atas harta yang digelapkan. Sehingga para pemegang amanah dan lainnya menyadari atas keganjilan hibah tersebut.


8. Mengapa Bung Karno keluar dari PBB & pidatonya antara tahun 1959 sampai dengan 1963, berapi-api anti imperialis, anti nekolim? Karena coleteralnya ternyata tidak bisa dicairkan dan digunakan untuk pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan REPELITA yg telah diprogram. Alias dipersulit oleh Amerika.


9. Amerika berkepentingan untuk membungkam Bung Karno, selain karena alasan dana coleteral tersebut, juga karena Bung Karno membentuk �Poros Segitiga� Peking-Jakarta-Pyongyang. Selanjutnya melalui konspirasi & tipu daya, AS bertindak sebagai dalang atas lengsernya Bung Karno.


10. Tiga orang Jenderal terlibat dalam gerakan bawah tanah buatan AS, datang dan menodongkan senjata kepada Bung Karno untuk menandatangani SUPERSEMAR.


                      
Catatan:
Kemudian isi Supersemar diubah (dipalsukan) dan diserahkan kepada Soeharto. Soeharto tidak mengetahui tentang pemalsuan Supersemar tersebut dan menjalankan Supersemar dengan baik. Soeharto baru mengetahui hal tersebut sekitar tahun 1980-an. Namun sudah terlambat dan sejarah sudah terlanjur dituliskan.


11. Tahun 1967, Soekarno lengser & Soeharto menjabat sebagai Presiden RI.
 

12. Sekitar tahun 1995, tujuh orang pemegang Surat Amanah dari Soekarno, menghadap Soeharto agar Pemerintah dapat menggunakan Dana Coletral tersebut untuk pembangunan Indonesia.
 

Catatan:
Dana Coletral tersebut (yang ada di Bank Dunia) tidak dapat dicairkan, namun dapat digunakan untuk �jaminan cetak uang�. Soeharto mengajukan ijin utk pencetakan uang Rupiah atas jaminan Dana Coletral tersebut.


13. Dilakukan Sidang Moneter Internasional, dengan salah satu agenda untuk membahas rencana pencetakan uang Rupiah oleh pemerintah RI. Sepuluh negara menolak untuk memberikan ijin (termasuk AS & sekutunya), sisanya mengijinkan. Atas dasar voting, maka pemerintah RI diijinkan utk mencetak uang sebesar �Rp. 20.000 trilyun� dengan jaminan lima Coleteral (Salah satu Coleteral tsb adalah milik Kerajaan Cirebon sebesar 13.000 trilyun)
 
Catatan:
AS tdk memberikan ijin, karena khawatir Soeharto akan membangkitkan DUNIA ISLAM. Karena thn 1987 Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila sudah mulai merintis dan menggalakkan bantuan untuk pembangunan masjid di seluruh Indonesia. Mbak Tutut sudah mulai memakai kerudung & dianggap sebagai simbol kebangkitan dunia Islam.

14. Pencetakan uang dilakukan di Jerman & Israel (pemenang tender adalah Australia). Disisi lain AS & sekutunya mulai melakukan konspirasi untuk merusak stabilitas Ekonomi Internasional.

15. Maret 1997, secara bertahap IDR (Indonesia Rupiah) sdh mulai masuk ke Indonesia (masih berstatus atas nama Amanah yang ditempatkan di luar gudang BI). Baru sekitar 9% IDR tsb yg diregristasi oleh BI, terjadilah �krisis moneter� karena George Soros melakukan transaksi �pembelian Rupiah� secara besar-besaran yang dibayar dengan US Dollar. IDR dicetak dalam cetakan uang plastik pecahan Rp.100.000,- tahun cetakan 1997.

Catatan:
Pak Harto berencana dalam periode tahun 1998 � 2003, Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden. Tahun 2000 Pak Harto membuat pondasi sebagai landasan kuat dalam pembangunan tinggal landas untuk take off menuju adil & makmur. Tahun 2002, Pak Harto berencana untuk mengundurkan diri dan dilanjutkan oleh wakilnya Try Sutrisno sebagai presiden.

16. Amerika semakin gencar melakukan konspirasi, sadar atau tidak sadar banyak unsur masyarakat yang sudah masuk dalam tipu daya dan skenario AS.

 
Catatan:
a. Banyak mahasiswa dan rakyat yang merasa idealis dan menuntut lengsernya Soeharto. Namun sesungguhnya mereka tidak sadar bahwa ini semua adalah skenario AS untuk menurunkan Soeharto.

b. Beberapa �tokoh boneka politik� bentukan AS, yaitu empat orang yang dikenal dengan sebutan �SMAG�
 
c. Terjadinya Kerusuhan Mei, yang dikoordinir oleh seorang tokoh pemuda atas cetakan SMAG.

17. Mei 1998, Soeharto lengser dan BJ Habibie menjabat sebagai presiden RI.

18. Semua mata uang Rupiah pada akhirnya sampai di Indonesia, Pak Harto memerintahkan 49 orang jenderal (7 orang Jenderal Bintang empat dan 42 orang Jenderal Bintang dua) untuk mengamankan gudang-gudang IDR yang masih berstatus atas nama Amanah.

19. BJ Habibie dipolitisir oleh AS untuk merealisasi Referendum di TimTim, dengan janji apabila terlaksana dengan �jujur dan adil� maka Habibie akan didukung untuk menjabat sebagai Presiden RI untuk periode selanjutnya.
 
Catatan:
Habibie ditipu mentah oleh AS dan sekutunya. Hasil jajak pendapat Timor Timur dimanipulasi (termasuk yang dihitung di Gedung Putih-AS, tidak dihitung di lapangan) dan berujung pada lepasnya Timor Timur dari NKRI. Itulah jatuhnya Habibie akibat dampak tertipu politik praktis. Karena Habibie sejatinya bukan orang �misi AS�, melainkan Habibie adalah �Jerman-isme�.

20. Rapuhnya Pemerintahan RI dan perekonomiannya akibat �Mafia Berkeley� dan sebagian besar tokoh-tokoh negara terlibat dalam dosa �Kerusuhan Mei�. Amerika memegang kartu tokoh-tokoh negara tersebut, lalu leluasa untuk mendikte pemerintah. Boleh dikata, semenjak itu pemerintahan hanya menjadi �boneka AS� dan tdk mampu untuk lepas dari cengkraman AS.
 
21. Jadi dari semuanya:
a. Kebenaran ini dituliskan bukan utk menyudutkan PIHAK-PIHAK TERTENTU, namun utk MENEGAKKAN SEBUAH KEBENARAN.

b. Bangsa Indonesia sangat beruntung telah memiliki 2 orang PUTRA TERBAIKNYA yaitu SOEKARNO & SOEHARTO.

c. Rapatkan barisan, jangan mudah teradu domba oleh KONSPIRASI AS & sekutunya. Tumbuhkan jiwa patriotik kita, karena bisa jadi melalui konspirasi AS, perang Afganistan dan Irak juga dapat terjadi di Tanah Air yg kita cintai ini. Juga perang antar suku dan golongan di dalam negeri seperti di negara-negara Afrika, Korea Utara � Selatan, Vietnam Utara-Selatan, Bosnia, Mesir, Libya dan lain-lain.
 
d. Atas Cronologis harta Soekarno tersebut, pada prinsipnya kita para �pemegang amanah� dan penerima �pelimpahan Colateral�, perlu untuk menyadari bahwa pelaksanaan �Hibah Aset Raja Nusantara kepada pribadi Bung Karno adalah �CACAT HUKUM�


Harta Rakyat Indonesia Sirna Oleh Rekomendasi Negara-negara Kolompok G-20

�Considering this statement, which was written and signed in November 21th 1963, while the new certificate was valid in 1965 all the ownership, then the following total volumes were just obtained.�
 
Itulah sepenggal kalimat yang menjadi berkah sekaligus kutukan bagi bangsa Indonesia hingga kini. Kalimat itu menjadi kalimat penting dalam perjanjian antara Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy dengan Soekarno pada 1963.


Wilayah negara G-20 berwarna biru
Soekarno dan John F. Kennedy
Banyak pengamat Amerika melihat perjanjian yang kini dikenal dengan nama �The Green Hilton Agreement� itu sebagai sebuah kesalahan bangsa Amerika. Tetapi bagi Indonesia, itulah sebuah kemenangan besar yang diperjuangkan Bung Karno. Sebab volume batangan emas tertera dalam lembaran perjanjian itu terdiri dari 17 paket sebanyak 57.150 ton lebih emas murni..!
Bahasa lain yang sering dikemukakan Bung Karno kepada rekan terdekatnya, bahwa ia ingin harta nenek moyang yang telah dirampas oleh imprealisme dan kolonialisme dulu bisa kembali.

Tetapi perjanjian yang diteken itu, hanya sebatas pengakuan dan mengabaikan pengembaliannya. Sebab Negeri Paman Sam itu mengambilnya sebagai harta rampasan Perang Dunia I dan II.

Konon cerita, harta raja-raja Nusantara berupa ratusan ribu ton emas dan harta lainnnya itu dibawa ke Belanda (sbg penjajah)  dari Indonesia, kemudian Belanda kalah perang dengan Jerman, maka Jerman memboyong harta itu ke negaranya. Lalu dalam perang dunia kedua, Jerman kalah dengan Amerika, maka Amerika membawa semua harta itu ke negaranya hingga kini.

Perjanjian itu berkop surat Burung Garuda bertinta emas di bagian atasnya yang kemudian menjadi pertanyaan besar pengamat Amerika. Yang ikut serta menekan dalam perjanjian itu tertera John F. Kennedy selaku Presiden Amerika Serikat dan William Vouker yang berstempel �The President of The United State of America� dan dibagian bawahnya tertera tandatangan Soekarno dan Soewarno berstempel �Switzerland of Suisse�.

Yang menjadi pertanyaan kita bersama adalah, mengapa Soekarno tidak menggunakan stempel RI?. Pertanyaan itu sempat terjawab, bahwa beliau khawatir harta itu akan dicairkan oleh pemimpin Indonesia yang korup, suatu saat kelak.

Perjanjian yang oleh dunia moneter dipandang sebagai pondasi kolateral ekonomi dunia hingga kini, menjadi perdebatan panjang yang tak kunjung selesai pada kedua negara, Indonesia dan Amerika. Banyak para tetua dan kini juga anak muda Indonesia dengan bangganya menceritakan bahwa Amerika kaya karena dijamin harta rakyat Indonesia.

Bahkan ada yang mengatakan, Amerika berhutang banyak pada rakyat Indonesia, karena harta itu bukan punya pemerintah dan bukan punya negara Indonesia, melainkan �harta rakyat Indonesia�. Tetapi, bagi bangsa Amerika, perjanjian kolateral ini dipandang sebagai sebuah kesalahan besar sejarah Amerika.

The Green Hilton Agreement 1963
Barangkali ini pulalah penyebab, mengapa Bung Karno kemudian dihabisi karir politiknya oleh Amerika sebelum berlakunya masa jatuh tempo The Green Hiltom Agreement. Ini berkaitan erat dengan kegiatan utama Soeharto ketika menjadi Presiden RI ke-2.

Dengan dalih sebagai dalang Partai Komunis Indonesia atau PKI, banyak orang terdekat Bung Karno dipenjarakan tanpa pengadilan seperti Soebandrio dan lainnya. Menurut tutur mereka kepada pers, ia dipaksa untuk menceritakan bagaimana ceritanya Bung Karno menyimpan harta nenek moyang di luar negeri. Yang terlacak kemudian hanya �Dana Revolusi� yang nilainya tidak seberapa. Tetapi kekayaan yang menjadi dasar perjanjian The Green Hilton Agreement ini hampir tidak terlacak oleh Soeharto, karena kedua peneken perjanjian sudah tiada.

Kendati perjanjian itu mengabaikan pengembaliannya, namun Bung Karno mendapatkan pengakuan bahwa status kolateral tersebut bersifat sewa (leasing). Biaya yang ditetapkan Bung Karno dalam perjanjian sebesar 2,5% setahun bagi siapa atau bagi negara mana saja yang menggunakannya. Dana pembayaran sewa kolateral ini dibayarkan pada sebuah account khusus atas nama The Heritage Foundation yang pencairannya hanya boleh dilakukan oleh Bung Karno sendiri atas restu yang dimuliakan Sri Paus Vatikan.

Namun karena Bung Karno �sudah tiada� (wallahuallam), maka yang ditunggu adalah orang yang diberi kewenangan olehnya. Namun sayangnya, ia hanya pernah memberikan kewenangan pada satu orang saja di dunia dengan ciri-ciri tertentu. Dan inilah yang oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, bahwa yang dimaksudkan adalah �Satria Piningit� yang kemudian disakralkan, utamanya oleh masyarakat Jawa. Tetapi kebenaran akan hal ini masih perlu penelitian lebih jauh.


 
April 2009, dana yang tertampung dalam The Heritage Foundation sudah tidak terhitung nilainya. Jika biaya sewa 2.5% ditetapkan dari total jumlah batangan emasnya 57.150 ton, maka selama 34 tahun hasil biaya sewanya saja sudah setera 48.577 ton emas.
 
Artinya kekayaan itu sudah menjadi dua kali lipat lebih, dalam kurun kurang dari setengah abad atau setara dengan USD 3,2 Trilyun atau Rp 31.718 Trilyun, jika harga 1 gram emas Rp 300 ribu. Hasil lacakan terakhir, dana yang tertampung dalam rekening khusus itu jauh lebih besar dari itu. Sebab rekening khusus itu tidak dapat tersentuh oleh otoritas keuangan dunia manapun, termasuk pajak.

Karenanya banyak orang-orang kaya dunia menitipkan kekayaannya pada account khusus ini. Tercatat mereka seperti Donald Trump, pengusaha sukses properti Amerika, Raja Maroko, Raja Yordania, Turki, termasuk beberapa pengusaha besar dunia lainnya seperti Adnan Kassogi dan Goerge Soros. Bahkan Soros hampir menghabiskan setengah dari kekayaannya untuk mencairkan rekening khusus ini sebelumnya.

Pihak Turki malah pernah me-loby beberapa orang Indonesia untuk dapat membantu mencairkan dana mereka pada account ini, tetapi tidak berhasil. Para pengusaha kaya dari organisasi Yahudi malah pernah berkeliling Jawa jelang akhir 2008 lalu, untuk mencari siapa yang diberi mandat oleh Bung Karno terhadap account khusus itu. Para tetua ini diberi batas waktu oleh rekan-rekan mereka untuk mencairkan uang tersebut paling lambat Desember 2008. Namun tidak berhasil.

Usaha pencairan rekening khusus ini bukan kali ini saja, tahun 1998 menurut investigasi yang dilakukan, pernah dicoba juga tidak berhasil. Argumentasi yang diajukan tidak cukup kuat.

Dan kini puluhan bahkan ratusan orang dalam dan luar negeri mengaku sebagai pihak yang mendapat mandat tersebut. Ada yang usia muda dan ada yang tua. Hebatnya lagi, cerita mereka sama. Bahwa mereka mengaku penguasa aset rakyat Indonesia, dan selalu bercerita kepada lawan bicaranya bahwa dunia ini kecil dan dapat mereka atur dengan kekayaan yang ia terima. Diantaranya ada yang mengaku anak Soekarno, lebih parah lagi, ada yang mengaku Soekarno sunggguhan tetapi kini telah berubah menjadi muda. Wow..!

Padahal, hasil penelusuran penulis. Bung Karno tidak pernah memberikan mandat kepada siapapun. Dan setelah tahun 1965, Bung Karno ternyata tidak pernah menerbitkan dokumen-dokumen atas nama siapapun. Sebab setelah 1963 itu, pemilik harta rakyat Indonesia menjadi tunggal, ialah Bung Karno itu sendiri. Namun sayang, CUSIP Number (nomor register World Bank) atas kolateral ini bocor. Nah, CUSIP inilah yang kemudian dimanfaatkan kalangan banker papan atas dunia untuk menerbitkan surat-surat berharga atas nama orang Indonesia.

Pokoknya siapapun, asal orang Indonesia ber-passport Indonesia dapat dibuatkan surat berharga dari UBS, HSBC dan bank besar dunia lainnya. Biasanya terdiri dari 12 lembar, diantaranya ada yang berbentuk Proof of Fund, SBLC, Bank Guransi, dan lainnya. Nilainya pun fantastis, rata-rata diatas USD 500 juta. Bahkan ada yang bernilai USD 100 milyar..!

Ketika dokumen tersebut dicek, maka kebiasaan kalangan perbankkan akan mengecek CUSIP Number. Jika memang berbunyi, maka dokumen tersebut dapat menjalani proses lebih lanjut. Biasanya kalangan perbankkan akan memberikan Bank Officer khusus bagi surat berharga berformat ini dengan cara memasan Window Time untuk sekedar berbicara sesama bank officer jika dokumen tersebut akan ditransaksikan.

Biasanya dokumen jenis ini hanya bisa dijaminkan atau lazim dibuatkan rooling program atau private placement yang bertempo waktu transaksi hingga 10 bulan dengan high yeild berkisar antara 100 s/d 600 % setahun. Uangnya hanya bisa dicairkan untuk proyek kemanusiaan.

Makanya, ketika terjadi musibah tsunami di Aceh dan gempa besar lainnya di Indonesia, maka jenis dokumen ini beterbangan sejagat raya bank. Tapi anehnya, setiap orang Indonesia yang merasa namanya tercantum dalam dokumen itu, masih miskin saja hingga kini. Mengapa? Karena memang hanya permainan banker kelas kakap untuk mengakali bagaimana caranya mencairkan aset yang terdapat dalam rekening khusus itu.

Melihat kasus ini, tak heran bila banyak pejabat Indonesia termasuk media massa Indonesia menyebut �orang gila� apabila ada seseorang yang mengaku punya harta banyak, milyaran dollar Amerika Serikat. Dan itulah pula berita yang banyak menghiasi media massa. Ketidakpercayaan ini satu sisi menguntungkan bagi keberadaan harta yang ada pada account khusus ini, sisi lain akan membawa bahaya seperti yang sekarang terjadi. Yakni, tidak ada pembelaan rakyat, negara dan pemerintah Indonesia ketika harta ini benar-benar ada.

Kisah sedih itu terjadi. Ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut serta dalam pertemuan G20 April silam. Karena Presiden SBY tidak pernah percaya, atau mungkin ada hal lain yang kita belum tau, maka SBY ikut serta menandatangani rekomendasi G20. Padahal tandatangan SBY dalam sebuah memorandum G-20 di London itu telah diperalat oleh otoritas keuangan dunia untuk menghapuskan status harta dan kekayaan rakyat Indonesia yang diperjuangkan Bung Karno melalui kecanggihan diplomatik. Mengapa? Karena isi memorandum itu adalah seakan memberikan otoritas kepada lembaga keuangan dunia seperti IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan baru bagi mengatasi keuangan global yang paling terparah dalam sejarah ummat manusia.

Atas dasar rekomendasi G20 itu, segera saja IMF dan World Bank mendesak Swiss untuk membuka 52.000 rekening di UBS yang oleh mereka disebut aset-aset bermasalah. Bahkan lembaga otoritas keuangan dunia sepakat mendesak Vatikan untuk memberikan restu bagi pencairan aset yang ada dalam The Heritage Foundation demi menyelamatkan ummat manusia.

Memang, menurut sebuah sumber terpercaya, ada pertanyaan kecil dari Vatikan, apakah Indonesia juga telah menyetujui? Tentu saja, tandatangan SBY diperlihatkan dalam pertemuan itu. Berarti sirnalah sudah harta rakyat dan bangsa Indonesia.

Barangkali inilah kesalahan dan dosa SBY serta dosa kita semua yang paling besar dalam sejarah bangsa Indonesia. Sebab, bila SBY dan kita sepakat untuk paham akan hal ini, setidaknya ada geliat diplomatik tingkat tinggi untuk mencairkan aset sebesar itu. 


G-20: Presiden Sampaikan Proposal Indonesia

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan proposal Indonesia pada sesi Working Breakfast KTT G-20, di ExCel London, Inggris, Kamis (2/4) pagi waktu setempat atau petang di Indonesia. Presiden SBY duduk bersebelahan dengan Presiden AS Barack Obama. Indonesia mendukung terjadinya kesepakatan dalam empat isu penting.
Keempat isu itu adalah pentingnya stimulus fiskal maupun kebijakan moneter. Kedua, koreksi terhadap kegagalan regulasi dan supervisi yang mengakibatkan krisis global. Ketiga, perlu bantuan dana bagi negara berkembang yang menjadi korban tak berdosa. Keempat, reformasi terhadap lembaga keuangan internasional.

Indonesia sudah mendiskusikan sikapnya itu dengan negara-negara peserta KTT G-20, melalui serangkaian pertemuan bilateral yang dipimpin SBY. Sehari sebelum puncak acara KTT, Presiden SBY juga menyampaikan proposal Indonesia kepada Barack Obama, yang ramah menyapa SBY dalam beberapa kosa kata Indonesia.usulan Indonesia adalah Global Expenditure Support Financing (GESF).

Manfaatnya Bagi Pemerintah Indonesia


Anggito Abimanyu
Konferensi Tingkat Tinggi G-20 Kedua di London (London Summit) akan dilaksanakan minggu ini, 1 dan 2 April 2009, di tengah situasi perekonomian global yang masih tidak menentu. Pertumbuhan ekonomi global tahun 2009 diperkirakan akan negatif yang berpengaruh terhadap penurunan demand ekspor negara berkembang. Stimulus fiskal dari sejumlah negara masih diragukan efektivitasnya akibat munculnya isu proteksionisme dan isu supply financing bagi program stimulus di negara berkembang.

Selain itu, sistem keuangan global secara praktis masih belum berfungsi secara normal akibat proses deleveraging di negara maju yang mengakibatkan langkanya likuiditas internasional dan turunnya net capital inflow ke negara berkembang secara drastis. Sistem keuangan, khususnya di negara maju, masih dihantui potensi kerugian yang belum sepenuhnya terungkap terkait toxic assets sistem perbankan akibat krisis mortgage di AS. Lembaga-lembaga keuangan internasional yang diharapkan menjadi katalisator dalam periode krisis ternyata efektivitasnya dibebani oleh masalah kredibilitas dan legitimasi akibat kurangnya keterwakilan negara berkembang dalam proses governance-nya (lihat Tabel 1: Pertumbuhan Ekonomi).

Akibat besarnya jangkauan isu yang dihadapi itu, banyak pihak mempertanyakan kemampuan G-20 mengatasi krisis. Lebih jauh lagi, terdapat pula keraguan mengenai kohesivitas di G-20 mengingat setiap anggota tentunya akan memperjuangkan isu yang terkait paling erat dengan kepentingannya dan hal itu akan berdampak pada respons, prioritas, dan pendekatan krisis yang berbeda. Bagi publik domestik, hal tersebut memunculkan pertanyaan mengenai manfaat yang akan diperoleh Indonesia dari partisipasinya di forum G-20 akibat kekhawatiran mengenai kooptasi isu di G-20 oleh negara maju.

Respons G-20
 
Terlepas dari banyaknya isu yang harus dibahas, London Summit sendiri sebetulnya merupakan puncak dari suatu siklus kerja di G-20. Di tingkat teknis, G-20 telah membagi isu ke dalam berbagai tingkat pembahasan yang beranggotakan otoritas finansial dan moneter negara anggota yang melakukan koordinasi intensif selama 7 x 24 jam.

Terkait dengan instrumen krisis, regulasi, dan arsitektur keuangan internasional, G-20 membentuk empat kelompok kerja (working group/WG):

(i) Enhancing sound regulation and transparency,

(ii) Promoting integrity in the financial markets,

(iii) IMF reform, dan

(iv) Multilateral development banks (MDBs) reform. Selain itu, terdapat juga forum koordinasi di tingkat deputi menteri keuangan dan gubernur bank sentral G-20 guna membahas kebijakan makro (fiskal dan moneter), serta forum sherpa yang bertugas membahas isu-isu ekonomi nonkeuangan dan moneter (seperti isu perdagangan, dan tenaga kerja).

Walaupun terdapat kekhawatiran bahwa perbedaan kepentingan di antara anggota G-20 akan menyebabkan friksi, keanggotaan G-20 yang terbatas dan format pertemuan yang stabil selama satu dasawarsa terakhir berkontribusi bagi terbentuknya tingkat kepercayaan di antara anggota G-20 dalam rangka mencapai konsensus.

Secara umum terdapat konvergensi di G-20 bahwa:

(i) krisis saat ini disebabkan oleh ketidaksepadanan antara kepentingan global dan nasional (sovereign policy) sehingga respons kebijakan domestik haruslah mempertimbangkan dampak di luar batas negara dan perlunya koordinasi respons secara global.

(ii) krisis menimpa baik negara maju maupun berkembang melalui mekanisme yang berbeda sehingga membutuhkan respons yang berbeda pula.

(iii) krisis juga diakibatkan oleh tidak memadainya arsitektur keuangan global (termasuk lembaga keuangan multilateral) dalam merespons krisis secara efektif akibat masalah kredibilitas dan legitimasi sehingga perlu dilakukan reformasi terhadap sistem keuangan internasional.

Berdasarkan kesadaran tersebut, G-20 membagi prioritas respons menjadi tindakan segera dan jangka menengah berdasarkan perbedaan urgensi dari setiap isu (lihat Tabel 2: Langkah Bersama).

G-20 bagi Indonesia 
 
Secara umum, di G-20 Indonesia memiliki posisi unik yang menyuarakan tidak hanya kepentingan Indonesia sebagai emerging market, tetapi juga kepentingan ASEAN dan negara berkembang lainnya termasuk Low Income Countries.

Manfaat G-20 sangat besar bagi Indonesia tidak hanya untuk mengungkil posisi kita di antara negara berkembang lainnya, tetapi terlebih karena Indonesia bisa secara langsung berpartisipasi dalam membentuk arsitektur ekonomi dan finansial global sesuai dengan kepentingan kita, G-20 diarahkan untuk menggantikan fungsi dari G-8 sebagai pemerintahan bayangan dari sistem ekonomi dan finansial global.

Fokus Indonesia sendiri di G-20 adalah untuk:

(i) memitigasi dampak krisis terhadap Indonesia dan negara berkembang yang telah secara tidak adil terkena dampak dari krisis yang bermula di negara maju melalui penurunan aliran modal ke negara berkembang yang menghambat proses pembangunan dan pencapaian tujuan pembangunan milenium (MDGs).

(ii) mengamankan posisi Indonesia dan negara berkembang di dalam sistem ekonomi dan finansial global yang baru dengan mencegah terbentuknya standar regulasi yang berpotensi merugikan perkembangan sektor keuangan dan sebaliknya justru mengupayakan agar sistem yang baru mendukung pengembangannya.

(iii) mendorong dilakukannya reformasi lembaga keuangan internasional melalui peningkatan keterwakilan negara berkembang dalam proses governance.

Sebagai implementasi, Indonesia secara konsisten memperjuangkan dibentuknya instrumen pendanaan yang murah, bersifat tanpa persyaratan dan percepatan pencairan yang diperuntukkan bagi negara berkembang dengan kerangka kebijakan dan fundamental yang baik seperti Indonesia.

Proposal tersebut yang dikenal sebagai Global Expenditure Support Financing (GESF) telah disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Washington Summit tahun lalu. Sebagai penghargaan terhadap proposal Yudhoyono tersebut, Indonesia bersama dengan Perancis ditunjuk oleh G-20 untuk mengetuai WG4 mengenai reformasi MDBs yang salah satu pembahasannya adalah mengenai instrumen itu.

Terkait dengan reformasi IMF, Indonesia juga memegang peranan penting di G-20 karena Menteri Keuangan RI sebagai salah satu figur internasional yang kerap menyuarakan urgensi reformasi IMF merupakan anggota independent panel of experts on IMF reform (yang dikenal sebagai Manuel Commission) yang hasil rekomendasinya menjadi salah satu acuan bagi pembahasan di G-20.



Sebagai hasil partisipasi aktif di G-20, Indonesia telah berhasil memetik beberapa manfaat konkret, antara lain:
(i) Indonesia masuk sebagai anggota baru Financial Stability Forum (FSF) yang merupakan standard setting body bagi sistem keuangan;

(ii) Indonesia telah mendapatkan Deferred Drawdown Option (DDO) dari Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), Jepang, dan Australia bagi program pengentasan masyarakat dari kemiskinan dan infrastruktur yang kemudian menjadi model bagi GESF;

(iii) G-20 yang merupakan pemegang saham terbesar di ADB berkomitmen untuk meningkatkan permodalan ADB guna mendorong pembangunan di kawasan Asia; dan

(iv) negara maju berkomitmen untuk memberikan peningkatan kapasitas bagi pengembangan sektor keuangan di negara berkembang.
Terdapat juga manfaat nonkeuangan, seperti komitmen G-20 untuk menjamin dan melindungi hak pekerja migran.

sumber : Indocropcircles.wordpress.com
(t-a-n) Doc.




Demikian artikel tentang MISTERI HARTA KEKAYAAN KERAJAAN INDONESIA YANG HILANG ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang MISTERI HARTA KEKAYAAN KERAJAAN INDONESIA YANG HILANG ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Menggali kebenaran di situs megalitik Gunung Padang yang kontroversial

Info informasi Menggali kebenaran di situs megalitik Gunung Padang yang kontroversial atau artikel tentang Menggali kebenaran di situs megalitik Gunung Padang yang kontroversial ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Gunung Padang adalah situs megalitik di Indonesia. 
terletak di ketinggian 885 meter di atas permukaan laut . 
yang ditutupi dengan batu persegi panjang besar asal vulkanik.

Musim sudah mulai hujan di Gunung Padang, dan rumput di lereng timur terjal gunung licin dengan air dan lumpur, Tapi ahli geologi Danny Hilman, tidak terpengaruh. Sementara yang lain terpeleset dan jatuh di sekelilingnya, dia sangat ahli menuruni bukit ini terselip di antara gunung berapi 120 kilometer selatan Jakarta untuk memamerkan dua lubang besar dia digali.

Karena penjajah Belanda menemukannya pada tahun 1914, Gunung Padang telah dikenal (meskipun tidak banyak) sebagai yang terbesar dari sejumlah situs megalitik kuno di Indonesia.

Berikut leluhur prasejarah kita, tergerak oleh kolom daerah yang berbentuk mencolok dari batuan vulkanik, teras dibangun ke puncak gunung dan diatur dan ditumpuk batu untuk apa pun tujuan dpt dibedakan memotivasi mereka.

Dan Hilman berpikir ada banyak lagi untuk di bawah permukaan. Jika dia benar - dan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono antusias mendorong penyelidikannya - kemudian terkubur di bawah tumpukan batu kuno adalah jauh piramida tertua di planet ini.

Hilman mengatakan itu bisa mendahului tertua berikutnya dengan selusin millenniums atau lebih, menunjukkan peradaban kuno maju di Jawa. '' Ini lebih tua dari 9000 [tahun] dan bisa sampai 20.000,'' kata Hilman, saat ia duduk di kolom jatuh batu. '' Ini gila, tapi itu data.''

Hilman , seorang ahli geologi senior di Centre Indonesia untuk Geotechnical Research, percaya bahwa sebagian besar dari 100 meter ini sebenarnya bukit buatan manusia , dibangun di atas tiga tahap selama ribuan tahun oleh tiga budaya yang berbeda .

Jika dia benar menemukan akan menulis ulang prasejarah dengan cara yang sama seperti penemuan mini - manusia hobbit '' '' di pulau Indonesia timur Flores menulis ulang paleoantropologi . Idenya didorong oleh Hilman dan mantan aktivis berbalik politisi , dan anggota Partai Demokrat Yudhoyono , Andy Arif .

Pada bulan Mei , Hilman , yang memegang gelar PhD dari California Institute of Technology , dipanggil untuk memberi penjelasan Yudhoyono pada temuannya. Presiden sangat terkesan bahwa ia menunjuk gugus tugas pemerintah untuk menyelidiki lebih lanjut , sementara Arif dan Hilman melanjutkan pekerjaan mereka . Presiden Yudhoyono mendesak tergesa-gesa , menjelaskan tim kerja sebagai tugas '' sejarah ... nilai penting bagi umat manusia '' . Dia bahkan menawarkan jasa peralatan bumi bergerak tentara .

Membuktikan keaslian ini reruntuhan kuno di antara pohon pisang dan perkebunan teh Cianjur telah diambil pada aura pencarian nasionalistik .

Sebuah tes yang dilakukan pada hari ini adalah salah satu dalam serangkaian survei geo - listrik . Men in gumboots mengatur loop panjang kabel kuning pada batu columnar besar gundul humus mereka .

Hilman berdiri di tepi berlumpur dan menunjukkan apa yang dia katakan adalah pola susunan batu . Pola-pola ini mencerminkan pengujian geologi sudah dilakukan , katanya - bahwa batu biasanya ditemukan tegak telah diletakkan secara horizontal di tempat tidur kerikil . Beberapa terjebak bersama-sama dengan bentuk kuno lem , katanya . Ini telah karbon tanggal yang menunjukkan situs yang baik lebih dari 9000 tahun tua , katanya .

Di bawah ini adalah dinding yang disebutnya sebagai kamar , langkah-langkah internal dan teras , semua bukti dari sebuah bangunan besar , kecerdasan dan perencanaan manusia.

'' Struktur bangunan ini sangat baik , sudah ditentukan oleh banyak baris survei geo - listrik , bahkan 3D , bahkan GPR [ ground - penetrating radar ] ... dan sampel inti , '' kata Hilman . '' Kami menyimpulkan bahwa situs arkeologi , penataan ini columnar sendi , telah dilaminasi seluruh bukit jadi 100 meter tebal . Kami juga pikir itu tidak hanya satu lapisan bangunan , tetapi beberapa lapisan . '' Mereka mungkin telah menemukan struktur manusia arkeologi atau fitur dengan kedalaman minimal 15 meter .

'' Ini sangat besar , '' kata Hilman . '' Orang-orang berpikir usia prasejarah primitif , tapi monumen ini membuktikan bahwa salah. ''

Tapi pandangan ini keras diperdebatkan . Sebuah petisi yang ditandatangani pada bulan April sebesar 34 arkeolog dan ahli geologi Indonesia dan disampaikan kepada Yudhoyono setuju bahwa bagian atas Gunung Padang adalah '' struktur megalitik terbesar di Asia Tenggara '' , tetapi para ahli yang sangat curiga terhadap metode tim Arif dan motif , dan geologi mengibarkan bendera mereka berusaha untuk memanggil .

Para Pemohon tidak suka Arif '' berencana untuk melibatkan masyarakat umum sebagai relawan untuk mendukung ' Operasi Merah Putih Glory di Gunung Padang ' yang mereka sebut ' penelitian ''' . Merah dan putih adalah warna bendera Indonesia . '' Kegiatan ini dilakukan tanpa norma-norma ilmiah pengetahuan konservasi , '' pemohon mengatakan . Mereka percaya penggalian mengancam kelestarian situs yang ada , dan petunjuk kuat bahwa arkeolog , sebagai lawan dari ahli geologi , harus terlibat . Salah satunya , ahli gunung api Sutikno Bronto , mengatakan Gunung Padang hanya leher gunung berapi di dekatnya, bukan piramida kuno .

'' Danny Hilman tidak ahli gunung api a . Saya , '' katanya . Adapun semen karbon - tanggal antara batu-batu , di mana Hilman bergantung untuk klaimnya tentang usia situs, Sutikno yakin itu hanyalah hasil sampingan dari proses pelapukan alami , '' tidak buatan manusia '' .

Skeptis lainnya adalah lebih berat . Salah satu arkeolog , yang tidak ingin disebutkan namanya sejak Presiden mengambil bunga tersebut , kata satuan tugas presiden yang menipu dirinya sendiri .

'' Dalam gua Pawon di Padalarang [ sekitar 45 kilometer dari Gunung Padang ] , kami menemukan beberapa tulang manusia dan alat-alat yang terbuat dari tulang sekitar 9500 tahun yang lalu , atau sekitar 7000 SM . Jadi , jika pada 7000 SM teknologi kami hanya memproduksi alat-alat dari tulang , bagaimana bisa orang-orang dari 20.000 SM memperoleh teknologi untuk membangun piramida ? '' Arkeolog bertanya .

'' Dalam arkeologi biasanya kita menemukan ' budaya ' pertama ... Kemudian, setelah kita mengetahui usia artefak itu kita akan mencari referensi sejarah untuk setiap peradaban yang ada di sekitar periode itu . Hanya dengan begitu kita akan dapat menjelaskan artefak historis . Dalam hal ini , mereka ' menemukan ' sesuatu , karbon - tanggal itu , maka sepertinya mereka menciptakan sebuah peradaban sekitar periode untuk menjelaskan temuan mereka . ''

Jika peradaban kuno Gunung Padang adalah , memang, mimpi credulist , itu tidak akan menjadi pertama kalinya Presiden Indonesia telah tergoda oleh ilusi yang indah . Pada tahun 2008 , seorang pria percaya diri berjanji untuk daya Indonesia dengan '' energi biru '' - bahan bakar yang dibuat hanya dari air . Yudhoyono mengalokasikan $ 1,2 juta untuk proyek tersebut dan mengunjungi pusat tiga kali sebelum pendukung yang hilang begitu saja, kemudian kembali di rumah sakit , idenya compang-camping .

Hilman , meskipun, adalah tidak terpengaruh . Dia yakin dalam penelitiannya , meskipun ia tahu bahwa ia masih memiliki beberapa meyakinkan untuk dilakukan .

'' Ini kasus yang kuat tapi bukan kasus yang mudah . Kami melawan keyakinan dunia . ''

Berikut adalah Videonya




Berikut adalah dokumen gambar oleh Alex Ellinghausen











 Sumber : http://www.smh.com.au
(t-a-n) Doc.




Demikian artikel tentang Menggali kebenaran di situs megalitik Gunung Padang yang kontroversial ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Menggali kebenaran di situs megalitik Gunung Padang yang kontroversial ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Piramida Tertua Di Indonesia

Info informasi Piramida Tertua Di Indonesia atau artikel tentang Piramida Tertua Di Indonesia ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

Gunung Padang adalah situs megalitik yang terletak di Desa Karyamukti , Kabupaten Cianjur , Provinsi Jawa Barat Indonesia, 50 km selatan - barat dari kota Cianjur atau 6 kilometer dari stasiun Lampegan . Ini adalah situs megalitik terbesar di Asia Tenggara .

Keberadaan situs ini disebutkan dalam Rapporten van de Oudheidkundige Dienst ( ROD , " Laporan Departemen Antiquities " ) pada tahun 1914 . Sejarawan Belanda NJ Krom juga menyebutkan hal itu pada tahun 1949 . Karyawan Nasional Arkeologi Pusat Penelitian mengunjungi situs pada tahun 1979 untuk studi arkeologi , sejarah dan geologi .

Terletak di 885 meter di atas permukaan laut , situs mencakup sebuah bukit dalam serangkaian teras berbatasan dengan dinding penahan batu yang diakses dengan langkah-langkah yang berurutan ( sekitar 400 langkah andesit = 95 meter ) . Hal ini ditutupi dengan batu persegi panjang besar asal vulkanik . Masyarakat setempat menganggap tempat suci dan percaya situs sebagai akibat dari Prabu Siliwangi upaya untuk membangun istana dalam satu malam . Asimetris Punden berundak menghadap ke barat laut , ke Gunung Gede , meaned dibangun untuk tujuan ibadah dan dibangun dalam posisi yang telah memperhatikan faktor geomantic dan astromantic . Berdasarkan bentuk megalit situs ini dibangun pada 1.500 tahun Sebelum Kristus .

Desa-desa yang paling dekat dengan situs ini adalah Cimanggu , Ciwangun dan Cipanggulakan . Dua rute yang mungkin untuk sampai ke sana :

Salah satu dari banyak monumen megalitik di Gunung Padang Jika ahli geologi Dr Danny Hilman benar, terkubur di bawah tumpukan megalitik adalah piramida kuno. Menurut Hilman, struktur adalah "lebih tua dari 9000 [tahun] dan bisa sampai 20.000 tua. ( buried beneath the megalithic jumble is an ancient pyramid )

Credit: Mohammad Fadli, Wikipedia

Gunung Padang ( Indonesia ) ditemukan kembali pada tahun 1914 oleh kolonial Belanda , reruntuhan megalitik bukit hampir menutupi Gunung Padang dikenal sebagai tempat dengan bangunan paling megalitik di Indonesia . Saat ini , ahli geologi dan arkeolog tertarik untuk menguji teori , yang menurutnya bukit seharusnya buatan dalam asal meskipun permukaannya tumbuhan dan merupakan salah satu piramida tertua di dunia saat ini.
 

Danny Hilman dari Pusat Indonesia untuk Geotechnical Research memiliki teori bahwa sejauh ini setidaknya meyakinkan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono . Arkeolog lainnya telah menunjukkan minat tapi sejauh ini masih enggan untuk menerima usia . Tak heran karena jika teorinya pada usia terbukti maka 100 meter piramida tinggi mendahului semua peradaban awal lainnya oleh ribuan tahun. " Piramida " kata para peneliti ' acara radiokarbon kencan yang lebih tua dari 9.000 tahun , dan bisa menjadi tua hingga 20.000 tahun . Seperti gila karena suara ini adalah apa data menunjukkan menurut penelitian Hilman itu .

Sebagai "Sydney Morning Herald" melaporkan, Hilman mencurigai bahwa piramida ini dibangun dalam tiga tahap selama ribuan tahun oleh tiga budaya yang berbeda.

Haruskah ia begitu benar, fakta ini akan menulis ulang sejarah arkeologi sebelumnya.

Didukung oleh instansi pemerintah dan bahkan oleh tenaga kerja dan peralatan dari tentara Indonesia, karya Hilman yang dinyatakan oleh Presiden bahwa bangsa menjadi masalah kepentingan nasional. .

Rekonstruksi dugaan piramida Gunung Padang.



Peralatan modern telah mendeteksi Ruangan, langkah-langkah dan teras di bawah tanah . Untuk peneliti dan ilmuwan yang merupakan bukti dari sifat buatan bukit dan perencanaan menunjukkan rancangan manusia cerdas .

Piramida Indonesia membangkitkan kontroversi sebanding dengan kontroversi seputar piramida Bosnia dituduhkan dalam Visoko . Ada perlawanan sengit teori Hilman dan aktivisme Presiden : 34 arkeolog dan ahli geologi Indonesia telah berubah dalam petisi kepada Yudhoyono di mana mereka memang menganggap Gunung Padang , peringkat situs megalitik yang paling penting dari Indonesia dan mungkin seluruh Asia Selatan , tetapi mereka tidak lebih yakin piramida sebagai berasumsi bahwa sukarelawan normal yang terlibat dalam pekerjaan . Sebaliknya , yang bertanda tangan mendorong ketaatan terhadap standar ilmiah yang tepat dan metode agar tidak membahayakan warisan budaya . Alih-alih piramida prasejarah beberapa ahli geologi percaya bukan bahwa itu adalah sisa-sisa dari sebuah gunung berapi di dekatnya di Gunung Padang .


Kritikus lain dari teori Hilman yang menunjukkan bahwa alat-alat tulang baru-baru ini ditemukan di sebuah dekat gua  adalah tanggal ke usia 9.500 tahun , . Argumen penting jika orang berada di sana 7.000 SM . dan hanya mampu membuat alat-alat tulang , maka " bagaimana seharusnya sebuah budaya yang harus sampai berusia 20.000 tahun , telah membangun piramida seperti itu? "

Struktur luar struktur Gunung Padang lebih tua dari struktur atas . Dalam kedalaman 1-4,5 meter Beta Analytic Radio karbon ( BETA ) yang lebih tua ( bawah ) struktur dibangun di 4.500 SM , apakah struktur atas pada 500 SM . Pada 4,5 meter yang mendalam ada batu dengan specie yang terdiri dari 45 persen zat besi , 15 persen tanah liat dan silika istirahat. Surveyor menemukan sebagian kecil 10 sentimeter baja .

The Independent Penelitian Terpadu Gunung Padang Team , difasilitasi oleh Staf Khusus Presiden untuk Bantuan Sosial dan Bencana , menemukan struktur batu buatan manusia di bawah situs kuno Gunung Padang , di Desa Karyamukti , Kecamatan Campaka , Kabupaten Cianjur . Menurut hasil survei dari tim yang melakukan penggalian arkeologi dan survei geolistrik di lereng timur bukit Maret 2013 , struktur Colum batu andesit ditemukan dengan dekat horisontal posisi memanjang timur-barat . ( menurut fakta yang ada ).


" Dari posisi horizontal batuan andesit kolom dan arah lini , kita dapat menyimpulkan dengan pasti bahwa batu kolom atau " kolumnar sendi " tidak dalam kondisi alamiah , " kata Danny H. Natawidjaja , Koordinator The Independent Penelitian Terpadu Gunung Team Padang di Jakarta , Selasa ( 2/4 ) . Dalam penggalian , tim arkeologi yang dipimpin oleh Ali Akbar dari Universitas Indonesia menemukan bukti untuk mengkonfirmasi hipotesis tim bahwa ada struktur buatan manusia di ruang bawah tanah Gunung Padang . Struktur bangunan adalah sama dengan struktur teras batu yang telah terungkap dan menjadi situs budaya di atas bukit .
Penggalian juga menemukan bahan pengisi antara kolom batu , juga kolom batu yang telah hancur tapi gaya dan disatukan lagi oleh bahan pengisi seperti semen kuno .
Semen kuno juga telah ditemukan di rel kereta api canyon antara teras langkah satu dan dua , dan juga pada sampel inti bor dari kedalaman 1 sampai 15 meter dari pengeboran yang dilakukan oleh tim pada tahun 2012 dan kemudian di situs.


Tim ahli geologi dan juga pelatih pusat Asosiasi Ahli Geologi Indonesia pusat , Andang Bachtiar menemukan fakta-fakta yang tidak diketahui sebelumnya tentang komposisi dari situs. Bahan semen memiliki komposisi utama dari 45 % dari mineral besi dan 41 % silika mineral . Sisanya adalah mineral lempung 14 % dan ada juga unsur karbon . " Ini adalah komposisi yang baik untuk perekat semen yang kuat , mungkin menggabungkan antara konsep resin atau perekat yang kuat modern yang dibuat dari bahan silika dan penggunaan konsentrasi elemen besi yang menjadi sebagai penguat bata , " kata Danny H. Natawidjaja .

Tingginya kandungan silika menunjukkan bahwa semen bukanlah hasil pelapukan batuan andesit kolom yang dikelilingi oleh miskin silika . Kemudian , tingkat zat besi di alam , bahkan dalam bebatuan di tambang mineral bijih , umumnya kandungan zat besi tidak lebih dari 5 % , sehingga kadar zat besi dalam " Gunung Padang semen " berkali-kali lebih tinggi dari kondisi alam . Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa bahan yang berbohong antara kolom batu andesit yang nat buatan manusia . Jadi teknologi waktu yang tampaknya memiliki metalurgi dikenal . Salah satu teknik yang umum untuk memperoleh konsentrasi tinggi zat besi adalah untuk melaksanakan proses pembakaran dari batu yang rusak dengan suhu yang sangat tinggi . Serupa dengan pembuatan batu bata , yang membakar caolinite dan tanah liat ilit untuk menghasilkan konsentrasi tinggi zat besi pada batu bata , Penjelasan Mas Andang.  


Indikasi teknologi metalurgi kuno lebih diperkuat dengan temuan dari segumpal bahan logam berukuran 10 inci oleh tim Ali Akbar pada kedalaman 1 meter di lereng timur Gunung Padang . Bahan logam berkarat memiliki permukaan kasar dengan rongga berongga - kecil di permukaan . Agaknya bahan ini adalah adonan residu logam ( " siput " ) yang dicampur dengan bahan karbon dari pembakaran kayu , batu bara atau lainnya . Rongga yang mungkin terjadi akibat pelepasan CO2 ketika terbakar . Tim tersebut akan melakukan analisis laboratorium lebih lanjut untuk menyelidiki .

Hasil analisis radiometrik isi dari elemen karbon pada beberapa sampel semen dalam inti bor dari kedalaman 5-15 meter yang dilakukan pada tahun 2012 di Laboratorium bergengsi , BETALAB , Miami , Amerika Serikat pada pertengahan 2012 menunjukkan nya usia dengan kisaran antara 13.000 dan 23.000 tahun BP . Sebelumnya, hasil penanggalan karbon yang dilakukan di laboratorium BATAN , pasir kuarsa dominan yang mengisi rongga antara kolom-kolom andesit di kedalaman 8-10 meter di bawah teras lima juga menunjukkan rentang usia yang sama adalah sekitar 13.000 tahun yang lalu .


Data dari pengeboran yang dilakukan oleh Andang Bachtiar dan analisis mikroskopis batuan dari sampel inti bor yang dilakukan oleh Andri Subandrio , ahli geologi batuan vulkanik dari laboratorium ITB Petrologi . dapat dipastikan bahwa tinggi tubuh resistivitas batuan andesit adalah batuan lava , jenis batuan yang sama sebagai kolom situs Gunung Padang .

Hal lain yang ditemukan dari analisis petrologi adalah temuan dari banyak celah mikroskopis di bagian tipis dari kolom batu andesit yang diduga non - alami karena retakan memotong kristal mineral penyusunnya .

Danny H. Natawidjaja menyatakan bahwa gunung Padang memiliki potensi yang sama dengan Borobudur , bahkan menjadi lebih bermakna karena bisa menjadi terobosan pengetahuan tentang " tempat lahir peradaban " di abad ini , sebagai bukti dari monumen besar peradaban tertua di dunia mulia yang hancur karena bencana ribuan tahun yang lalu dalam pra - sejarah Indonesia .

" Bukan tidak mungkin lagi jika Indonesia sebagai negara kepulauan bangsa memiliki peradaban semaju peradaban Mesir kuno , bahkan dalam jauh lebih tua " , kata Danny H. Natawidjaja . [ 8 ]

Penelitian terbaru menemukan bahwa situs tersebut terdiri dari 4 lapisan , lapisan pertama adalah usia 600 tahun SM , usia lapisan kedua adalah 4.900 tahun SM , dan ketiga dan lapisan keempat masih sedang diteliti oleh Terpadu Mandiri ( Bersatu Indonesia ) Tim Peneliti.


BY: http://beforeitsnews.com
(t-a-n) Doc.




Demikian artikel tentang Piramida Tertua Di Indonesia ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Piramida Tertua Di Indonesia ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.